PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBERDAYAAN PETANI PADI DI KECAMATAN PALLANGGA, KABUPATEN GOWA, PROVINSI SULAWESI SELATAN

Hamid, Hendrawati (2018) PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBERDAYAAN PETANI PADI DI KECAMATAN PALLANGGA, KABUPATEN GOWA, PROVINSI SULAWESI SELATAN. Khazanah Ilmu Berazam, 01 (03). pp. 32-48. ISSN e-ISSN:2621-9441p-ISSN :2623-1041

[thumbnail of jurnal peran pemerintah dalam pemberdayaan petani.pdf] Text
jurnal peran pemerintah dalam pemberdayaan petani.pdf

Download (367kB)
[thumbnail of Peer Review Peran pemda Pemberdayaan Petani Padi.pdf] Text
Peer Review Peran pemda Pemberdayaan Petani Padi.pdf

Download (718kB)
[thumbnail of turnitin peran pemerintah dalam pemberdayaan petani.pdf] Text
turnitin peran pemerintah dalam pemberdayaan petani.pdf

Download (4MB)

Abstract

Program pembangunan pertanian khususnya pemberdayaan petani yang dilaksanakanpada suatu daerah belumlah sepenuhnya memperhatikan potensi SDA danSDM petani yang dimiliki. Untuk pengembangan SDM petani, hendaknya pemerintah daerah membuka ruang lebih lebar dalam melibatkan petani secara aktif dan sukarela, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta pemanfaatan hasil-hasil yang telah dicapai. Adapun rumusan masalahnya adalah bagaimana PeranPemerintah daerah dan apa faktor-faktor yang menghambat dalam pemberdayaan petani. Tujuan penelitianini adalahuntuk mengetahui dan menganalisis peran pemerintah daerah dan faktor-faktor yang menghambatpemberdayaan petani padi. Sampel penelitian sebanyak 10 orang ditetapkan secara snowball sampling(aparat Dinas Pertanian, kab. Ka. BPP/KCD Kecamatan, PPL, dan petani. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa, program pemberdayaan petani yang dilaksanakantelah berjalan cukup baik meskipun belum optimal (produksi padi tahun 2013 6,5 ton/han menjadi 7,58 ton/ha(2015). Kegiatan pemberdayaan yang telah dilaksanakan adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan, pengadaaan alsintan, program PUAP, dll. Faktor penghambatnya: kondisi jaringan irigasi belum memadai, ketersediaan benih padi dan pupuk masih sering mengalami keterlambatan, jumlah alsintan belum memadai, pembinaan manajemen kelompok belum optimal.

Kata kunci : Pemerintah Daerah dan pemberdayaan petani

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Depositing User: Annisa Rahmadanita
Date Deposited: 03 Apr 2022 11:28
Last Modified: 03 Apr 2022 11:33
URI: http://eprints2.ipdn.ac.id/id/eprint/646

Actions (login required)

View Item
View Item